Our Blog

You Are Here Home Our Blog
22 Feb
Admin, in Blog 0

“Dalam hatinya setiap orang ingin mengetahui bahwa suatu pekerjaan harus menyenangkan dan hal tersebut harus berhubungan dengan bagian lain dalam kehidupan mereka.” John Naisbitt dan PatriciaPELAYANAN ADALAH KUNCI UTAMA SALESMengapa pelayanan itu penting?

Kompetensi Semakin Lama Semakin Ketat

Tidak dapat disangkal lagi bahwa bertambahnya jumlah pelanggan tidak seimbang dengan pertumbuhan pertumbuhan jumlah pesaing, dimana setiap hari kita dapat menyaksikan pertambahan usaha yang sejenis baik berupa cabang dari usaha yang telah ada ataupun suatu perusahaan yang baru sama sekali.

Kompetitor Saling Berebut Pelanggang.

Karena begitu cepatnya pertumbuhan perusahaan sejenis sementara pertumbuhan pelanggan tidak begiu cepat, sehingga terjadilah perebutan atas pelanggan yang sudah ada.

Produk Yang Sama Mudah Ditiru

Kompetitor menjual barang yang sama dengan kita, sesame pesaing dengan mudah saling meniru produk dengan cara melakukan Promosi.



Ada sebuah pemikiran yang dipegang oleh banyak orang bahwa kerja memang seharusnya bukan sesuatu yang menyenangkan. Pekerjaan adalah sekedar Pekerjaan. Dan kita semua tahu bahwa pekerjaan adalah suatu yang kita lakukan ketika kita tidak bisa beralih untuk melakukan sesuatu yang lebih menyenangkan. Orang hanya melihat pekerjaan adalah sumber pendapatan finansil untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Akan tetapi pemikiran itu berubah, dimana adanya kecendrungan ataupun pergerakan kearah penekanan terhadap kepuasan pribadi. Kecendrungan ini mengindikasikan beberapa perubahan dari pemikiran tradisional mengenai pekerjaan-pekerjaan yang kita lakukan. Jadi saat ini terdapat suatu kondisi ideal mengenai pekerjaan, orang tidak hanya mencari pekerjaan sebagai sumber kehidupan.
tetapi pekerjaan haruslah menjadi sesuatu yang juga menyenangkan.
Dulu pemikiran tersebut sangat menggemparkan, namun demikian secara secara intuisi semua orang mengetahui bahwa pekerjaan memang seharusnya menyenangkan dan mempunyai suatu kepuasan tersendiri, walaupun tidak demikian adanya.

Pelayanan pelanggan merupakan lahan subur untuk menumbuhkan hal-hal yang menyenangkan dari suatu pekerjaan. kita memiliki kuasa atas pelayanan yang kita berikan. Kita juga memiliki kekuatan untuk memberi ataupun tidak menunjukkan kemampuan kita. Tiada seorangpun dapat memaksa orang lain untuk memberikan pelayanan yang baik, pada dasarnya, kita berikan kebebasan untuk memberikan hadiah berupa pelayanan tapi kita tidak dapat dipaksa untuk melakukan hal tersebut. Akan tetapi kita memilih untuk mengaplikasikan kekuatan pelayanan pelanggan, kita akan merasa suatu kepuasan yang besar. Dan pekerjaan kita akan menjadi lebih menyenangkan. Sifat-sifat Orang Yang Berhasil Dalam Pelayanan.

Memiliki sikap positif yang menyenangkan

Seorang karyawan yang professional harus mempunyai sikap yang posotif, artinya melihat segala sesuatu secara posiif ( Zero Base ), Kita menghargai Orang bukan karena penampilannya tetapi kita melihat setiap orang tersebut adalah calon pelanggan kita, yang akan menjadi pelanggan yang potensial. Kita harus menyadari bahwa segala sesuatu memerlukan proses waktu yang panjang, boleh saja saat ini pelanggan yang berskala kecil tapi siapa tahu waktu yang akan datang akan menjadi pelanggan yang terbesar.


Memiliki kemampuan membuat pelanggan menjadi pusat perhatian.

Sebagai seorang yang professional kita harus focus dalam melayani pelanggan, Pelanggan akan merasa sangat dihargai apabila kita melayaninya dengan pelayanan sepenuh hati, sebaliknya pelanggan akan merasa sangat kecewa dan ia dapat merasakan langsung sekirainya kita melayaninya dengan sepenuh hati.


Enerjik dan suka bekerja dengan kecepatan tinggi.

Kesehatan dengan semangat kerja sangat penting didalam memberikan pelayanan, penampilan prima akan mencerminkan profesionalisme kita dan sekaligus mencerminkan keadaan perusahaan kita yang solid, yang menjadi factor paling utama bukanlah harga yang murah tapi dari pelayanan untuk mencapai kepuasan pelanggan.
Pada dasarnya pelanggan kita menginginkan kita menjadi pendengar yang baik, memberi inisiatif, dan menunjukkan bahwa kita bertanggung jawab.
Pelanggan ingin agar kita memperhatikan hal-hal yang kecil, menunjukkan bahwa kita peduli dengan perasaannya. hingga persepsi dari pelanggan akan muncul.
Persepsi saat-saat dimana pelanggan merasakan hubungan dengan perusahaan kita yang akan membentuk kesan dihati pelanggan – entah itu berupa kesan yang bagus (positif) atau kesan yang buruk (negatif). Kesan pelanggan akan mempengaruhi interaksi / hubungan kita dengan pelanggan selanjutnya.

Perilaku kita dalam memberikan pelayanan pengalaman-pengalaman kita. Pengalaman yang positif aka menuntun kita berprilaku yang positif, pengalaman yang negatif akan menuntun kita berprilaku yang negatif, setelah kita membentuk suatu perilaku kita akan cenderung secara terus menerus memperkuatnya dengan melihat contoh-contoh dimana kita dapat berkata “Lihat terjadi seperti apa yang saya fikirkan” Perilaku kita bisa saja menjadi konteks (situasi) yang berbeda-beda, sebagai contoh kita mungkin saja memperhatikan perilaku yang positif pada saat kita bekerja dalam suatu tim, pedahal dalam prakteknya kita lebih memilih untuk “melakukannya sesuai terhadap apa yang kita inginkan”.
Pelanggan kita tidak peduli terhadap seberapa banyak kita mengetahui sesuatu, hingga pelanggan kita mengetahui bahwa kita sangat memperhatikan mereka. Contoh sikap kepedulian kita terhadap pelanggan melalui penampilan kita dan sikap kita dalam melayani pelanggan sangat penting terutama kemampuan kita dalam berkomunikasi dan sebagainya yang menjadi pusat perhatian pelanggan, sensitifitas kita terhadap kebutuhan pelanggan.

Hendaknyalah sebagai seorang yang professional kita harus berusaha menggali sebanyak mungkin kebutuhan pelanggan, pelanggan tidak selalu ingat apa yang ia butuhkan ataupun hal-hal apa yang perlu ia lengkapi.

Comment Closed

 

Add Comment

 
Your email address will not be published.

Recent Post

 

Archives

 

My Site

Jangan malu untuk meminta maaf. Jarang ragu untuk memberi maaf. MAAF dapat mendekatkan dua hati yang pernah terpisah.

 

Categories

 

Tag Clouds

 

Did you know ?

Piala Oscar yang diberikan pada masa Perang Dunia II ternyata terbuat dari plester/plastik karena saat itu logam sangat langka