Our Blog

You Are Here Home Our Blog
04 Mar
Admin, in Blog 0



Pukul 03.00 WIB ,seperti biasanya ayah selalu bangun sekedar untuk melihat angin laut yang berhembus dan memastikan air laut sedang surut. Dan jika cuaca mendukung ayah pasti akan turun ke laut dan membawa jaring rebon,tentunya untuk menangkap rebon-rebon yang selama ini mampu menopang kehidupan kami sekeluarga.

“Yah,ini kopinya,”,terdengar suara berbisik di samping kamar ku, “gimanah cuaca pagi ini??”
“Teduh,kemungkinan bisa dapat banyak pagi ini,doakan saja bu,”
“amien,,”,sahut ayah lirih
kami memang hidup di pesisir pantai yang sebagian besar masyarakatnya adalah nelayan,jika cuaca teduh seperti bulan-bulan ini para nelayan biasanya dapat menghasilkan ikan lebih banyak daripada hari-hari biasa ,musim-musim seperti itu biasa kami disebut dengan istilah “along” Dan selama musim “along” ini biasanya menu makan kami selalu seafood,entah itu cumi,ikan kembung, ataupun ikan buntal. Dan harga ikan-ikan segar pun akan jauh lebih murah dibanding saat-saat sepi. Tapi jangan ditanya jika keadaan laut sedang sepi,jangankan ikan sepotong teripun takkan kami temui di meja makan.

“Yah,gimana tangkapan rebonnya??”,tanya ku ketika beliau baru pulang “menengah”
“alhamdulillah lumayan dapat seember penuh,”,sahutnya dengan senyum mengembang
“syukurlah,eh tapi saya gak mau lho kalau disuruh jualin tuh rebon-rebon,,heheee”
“dasar kamu itu memang males kalau suruh kerja,,”
“hehheee,,.”,sekedar tawa canda di pagi hari
aku memang tak pernah mau dan takkan mau jika mendapat perintah seperti itu,mungkin gengsi yah aku memang gengsi jika harus melakukan hal itu,berbeda dengan adik perempuan ku yang biasanya menjajakan rebon-rebon hasil tangkapan ayah di pasar ikan belakang rumah kami.

Comment Closed

 

Add Comment

 
Your email address will not be published.

Recent Post

 

Archives

 

My Site

Cinta sejati tak datang begitu saja. Banyak proses yg harus dilalui bersama, menderita, menangis, dan tertawa bersama.

 

Categories

 

Tag Clouds

 

Did you know ?

ketika kecil, Albert Einstein dianggap sebagai seorang pemalu, bodoh, malas belajar, dan pelanggar tata tertib? Ia lulus SMP tanpa mendapatkan ijazah dan dua kali gagal mengikuti ujian masuk perguruan tinggi.